TUTUP PESTA: Gol Agung Supriyanto menutup pesta gol Persis Solo atas tamunya Persipur Purwodadi 4-0, Minggu (13/8/2017). (manteb.com/officialpersissolo-way)

SOLO, MANTEB.Com – Hari yang luar biasa bagi Persis Solo. Usai melewati fase sanksi tanpa penonton, Persis meluapkannya dengan melibas habis Persipur Purwodadi dengan skor 4-0 dalam penyisihan Grup 4 Liga 2 di Stadion Manahan, Minggu (13/8/2017) sore. Empat gol Persis dibagi rata oleh Bayu Nugroho, Rudiyana, M Wahyu, dan pemain anyar mereka Agung Supriyanto.

Kemenangan telak yang menandai kembalinya Pasoepati, suporter Persis, ke dalam stadion, sekaligus berkah kedua setelah terlepas dari sanksi pengurangan poin. Pun dengan kemenangan ini, Persis berhasil menggusur PSIS Semarang dari posisi puncak klasemen sementara. Persis unggul selisih gol dan head to head atas PSIS.

baca juga : Lawan Persipur, Momen Persis Rebut Posisi Puncak

“Kami bisa menggeser PSIS, Alhamdulillah,” tutur Pelatih Persis Widyantoro, dalam jumpa pers seusai laga.

Widyantoro mengakui anak asuhnya termotivasi berkat hadirnya suporter di dalam stadion. Dirinya pun memberikan apresiasi tinggi kepada para pemainnya, dan semua Pasoepati yang telah setia mendukung.

“Kami beruntung, anak-anak termotivasi setelah tidak ada penonton. Apalagi dengan kemarin banding yang diterima. Saya apresiasi kepada pemain, anak-anak menjalankannya dengan baik, terima kasih juga Pasoepati,” tutur Widyantoro.

baca juga : Banding Diterima, Persis Kembali ‘Kejar-kejaran’ dengan PSIS

Terlebih, pelatih asal Magelang tersebut mengatakan timnya kembali menemukan ritme permainan yang selama ini menjadi ciri khas. Sepanjang laga, pemain Persis sering memainkan bola-bola pendek yang dikreasikan dengan umpan-umpan terobosan.

“Kami kembali bermain dengan ciri khas kami. Ciri khas bola cepat bisa dimainkan dengan baik,” lanjut Widyantoro.

Sementara itu Asisten Pelatih Persipur, M Gani berujar timnya bermain di bawah performa terbaik. Gani pun mengakui para pemainnya terlalu banyak melakukan kesalahan-kesalahan mendasar, seperti salah umpan.

“Permainan (kami) di bawah performa biasanya. Passing bola salah, mendasar. Motivasi kami di bawah sekali,” keluh Gani.

Jalannya Pertandingan

Persis tampil trengginas sejak awal laga. Dukungan Pasoepati dari dalam stadion seakan menambah energi para pemain yang bermain di lapangan. Menit ke-2, Rudiyana memberikan salam sambutan kepada tim lawan melalui tandukan kepalanya. Mendapat umpan dari bek kanan Akbar Riansyah, sundulan pemain bernomor 29 tersebut masih meleset dari gawang yang dijaga Randy Arjih.

Terus menekan, akhirnya gol yang ditunggu publik tuan rumah tiba. Lagi-lagi melalui umpan dari sisi kanan, Akbar. Mendapat umpan terobosan dari M Wahyu, Akbar kemudian melepas umpan silang ke depan gawang. Tanpa pengawalan, Bayu Nugroho menendang bola yang gagal dihalau kiper lawan. Menit ke-15, Persis unggul 1-0.

Pemain anyar Persis, Agung S mendapat peluang emas pada menit ke-27. Mendapat umpan Rudiyana dari sisi kanan, Agung yang sudah berdiri bebas gagal melepaskan bola ke gawang yang kosong. Sepakan Agung masih bisa diblok pemain belakang Persipur.

Membayar kegagalannya, Agung ganti memberi umpan manja ke Rudiyana empat menit berselang. Menyisir dari sektor kiri, usai mengecoh pemain belakang Persiupur, Agung melepaskan umpan ke Rudiyana yang berdiri bebas di depan gawang. Dengan tenang Rudiyana melepaskan bola mendatar ke pojok kanan gawang, skor 2-0 untuk Persis.

Tertinggal dua gol, Laskar Petir, julukan Persipur, langsung merespon dengan mengganti pemainnya pada menit ke-35. Thoi Fatul ditarik keluar, digantikan Yanto Marlon yang oleh Pelatih Persipur Wahyu Teguh diplot di sayap kiri. Namun hingga babak pertama usai, skor masih tetap 2-0.

Memasuki babak kedua, Widyantoro menarik keluar Bakori Andreas, dan memasukan Tri Handoko. Dengan masuknya Tri Handoko, praktis membuat Laskar Sambernyawa bermain dengan empat pemain bernaluri menyerang.

Tiga menit babak kedua berjalan, kapten Persis M Wahyu mencetak gol perdananya musim ini. Mendapatkan umpan servis bola pendek dari Soni Setiawan, Wahyu melepaskan tendangan pisang yang masuk ke pojok kiri atas gawang Persipur.

Tak puas dengan tiga gol, Persis kembali berpesta lewat sumbangan dari pemain anyarnya, Agung S. Melalui skema serangan balik cepat, Akbar yang bermain satu dua dengan Rudiyana, kembali mencatatkan assist yang kali ini berhasil dikonversi menjadi gol oleh Agung pada menit ke-53.

Unggul empat gol, Persis semakin mendominasi permainan. Sementara itu tim tamu yang lebih banyak bertahan, hanya sesekali melakukan serangan. Hingga akhir laga, Persipur harus puas dengan kekalahan empat gol tanpa balas. Dengan kekalahan ini, Persipur masih terkunci di peringkat enam klasemen sementara.

 

Penulis : Wahyu Setiawan