(Persis Solo/dok manteb.com)

SOLO, MANTEB.Com – Perubahan mendadak jadwal laga Persipon Pontianak kontra Persis Solo dari Sabtu (20/5/2017) menjadi Jumat (19/5/2017), memengaruhi persiapan tim dari sisi teknis maupun non teknis. Sebagai tim tamu, Persis Solo harus mengatur ulang jadwal keberangkatan menuju Kota Khatulistiwa tersebut.

Sedianya, tim Persis akan bertolak ke Pontianak pada Rabu (17/5/2017) pagi, namun karena perubahan jadwal yang mendadak, manajemen kesulitan untuk mendapatkan tiket penerbangan ke Pontianak sesuai yang diinginkan manajemen.

“Perubahan jadwal yang mendadak membuat Persis Solo kesulitan mendapatkan tiket penerbangan ke Pontianak, akhirnya kita berangkat hari Kamis (18/5/2017) pagi,” ujar Sekretaris Jenderal (sekjen) Persis, Langgeng Jatmiko.

Menurut Langgeng, mundurnya jadwal keberangkatan bisa dimanfaatkan untuk recovery pemain yang lebih maksimal, namun di satu sisi program latihan juga harus diubah. “Recovery lebih lama sehari, namun program pelatih juga harus diubah,” lanjut Langgeng.

Sementara Pelatih Persis, Widyantoro mengaku sudah mempelajari permainan Persipon kala bertanding di kandang PSIS Semarang, Kamis (27/4/2017) lalu. Di satu sisi, dirinya juga mewaspadai grafik penampilan Persipon yang saat ini tengah meningkat.

Terakhir, tim berjuluk Elang Khatulistiwa berhasil menahan imbang PPSM Magelang 0-0 di Stadion Moch Soebroto, Magelang, Sabtu (13/5/2017). Menurut Widyantoro, dalam laga nanti Persipon akan tampil dengan semangat tinggi karena bermain di kandangnya sendiiri.

“Mereka bermain di kandangnya, pasti bermain dengan semangat yang tinggi, itu yang kami waspadai. Untuk komposisi pemain akan kita lihat kondisi terakhirnya,” terang Widyantoro.

Laga melawan Persipon menjadi laga krusial bagi Persis. Mengingat pesaing terdekatnya, PSIS, akan berlaga melawan PPSM pada Kamis (17/5/2017) malam di Stadion Jatidiri, Semarang. Raihan tiga angka akan membuat Persis tetap bertengger di puncak klasemen Grup 4 sebelum kompetisi memasuki masa libur pada Bulan Ramadan.

 

Penulis : Wahyu Setiawan