SOLO, MANTEB.Com – Lotek sebenarnya merupakan makanan khas Jawa Barat. Jika dilihat sekilas, lotek hampir sama dengan pecel, namun di dalam lotek, sayuran wajib yang ada di dalamnya antara lain bayam, kacang panjang, kapri, dan daun kacang kedelai.

Jika bumbu pecel lebih terasa aroma daun jeruknya, beda halnya dengan lotek. Lotek lebih menonjolkan aroma kencur pada bumbu sambelnya. Umumnya lotek disajikan dengan lontong, tetapi ada yang melakukan variasi lain seperti nasi, ketupat, atau dengan mi.

Nah, jika Anda akan berkunjung ke Solo dan ingin menikmati lotek khas yang menjadi selera khususnya para mahasiswa yang nikmat dan murah pastinya, Anda bisa datang ke tempat lotek Bu Warni.

Lotek Bu Warni memang beda dengan lotek yang lainnya. Jika biasanya isi lotek adalah tahu, tempe, dan aneka sayurnya, lotek Bu Warni disajikan dengan potongan bakwan yang gurih. Terdiri dari sayur bayam, kacang panjang, kecambah, dan bakwan gurih, ditambah dengan adonan sambel yang diuleg oleh ibu-ibu pembuatnya.

Jika ingin tambah spesial lagi, Anda request menambahakan telur rebus. Ini akan menjadi satu kesatuan porsi lotek dengan sajian yang benar-benar menggugah selera makan Anda.

Lotek Bu Warni ini ada dua tempat, yang pioner berada tepat di belakang kampus Universitas Sebelas Maret (UNS), di belokan ujung timur, dan yang satu lagi berada di dekat perempatan Tiongting. Untuk harga, satu porsi lotek hanya dipatok dengan Rp6.000 saja. Ini benar-benar menjadi menu yang sangat murah sekali untuk kalangan mahasiswa, dan yang paling penting, kualitas rasanya tidak murahan.

“Saya sering makan di sini, favorit makanan saya ya Lotek. Tapi kalau pas lagi bosen, kadang saya memesan menu yang lain. Di sini kan menunya komplit, ada gado-gado, bakmi kethoprak, tahu acar, ayam penyet juga ada, jadi pilihannya banyak,” tutur Dewi, salah satu pengunjung yang mengaku sering datang dan makan di Lotek Bu Warni.

 

Penulis : Dhika Lukmana
Editor : Wahyu Setiawan