SAPI JUMBO: Sunarwan, Warga Kaliboto, Kecamatan Mojogedang, Kabupaten Karanganyar membersihkan sapi jumbo seberat 1 ton miliknya.

KARANGANYAR, MANTEB.Com – Berkat ketelatenannya, seorang peternak sapi di Kecamatan Mojogedang, Kabupaten Karanganyar memiliki tiga sapi jumbo dengan berat lebih dari satu ton. Bobot besar sapi ini pun mulai dilirik beberapa orang untuk dijadikan hewan kurban. Namun harga yang belum cocok membuat pemilik sapi raksasa itu  masih enggan melepas hewan ternak miliknya.

Inilah sapi-sapi jumbo milik Sunarwan, Warga Kaliboto, Kecamatan Mojogedang, Kabupaten Karanganyar.  Tiga sapi milik pria berusia 46 tahun itu  diberi nama tokoh pewayangan, seperti Arjuna, Brotoseno dan Nakula.

Sapi-sapi ini telah dipelihara sunarwan paling tidak lebih dari satu tahun. Sapi-sapi miliknya itu ada yang merupakan jenis simetal dan ada yang  limosin.

(Sapi-sapi berukuran jumbo milik Sunarwan)

Untuk mencapai bobot lebih dari satu ton itu tak ada perlakuan atau pemberian pakan khusus dari sunarwan. Warga asal Mojogedang itu hanya memberikan makan sama seperti peternak lainnya. Hanya saja, Sunarwan memperlakukan hewan peliharaan ini seperti bagian dari anggota keluarganya, sehingga akhirnya mencapai bobot lebih dari satu ton.

Jelang hari raya kurban ini, Sunarwan memang berencana melepas satu dari tiga sapi jumbo miliknya itu. Tiga sapi miliknya pun telah dilihat  oleh beberapa orang dari luar Karanganyar untuk dijadikan hewan kurban. Namun karena belum ada kecocokan harga, sapi-sapi milik sunarwan ini belum dilepasnya.

“Sudah ada yang datang terus tanya-tanya, tapi belum ada yang cocok harganya. Mau saya lepas diatas seratus gitu.” Ujar Sunarwan

Di Kabupaten Karanganyar sapi jumbo milik Sunarwan terutama bratasena dikenal sebagai sapi jumbo dan telah meraih beberapa penghargaan untuk kategori penggemukan. Seperti pada tahun 2014, Brataseno dengan bobot kurang lebih 1,5 ton berhasil meraih peringkat ketiga kontes sapi se-Jateng DIY di Klaten, serta meraih peringkat pertama pada kontes sapi di Karanganyar pada tahun 2016.  Sunarwan mematok sapi-sapinya tersebut dengan kisaran di atas harga seratus juta rupiah. Nominal itu dinilainya pantas mengingat sapi miliknya merupakan sapi sehat dan telah memenangkan beberapa kontes sapi.

 

Penulis: Johanes Sandy 
Editor: Widiyanto