(Siswa-siswi SMPN 4 Surakarta berkumpul di halaman sekolah menggelar kegiatan menulis puisi bersama)

SOLO, MANTEB.Com – Dalam rangka menggali potensi siswa-siswinya, SMP Negeri 4 Surakarta kembali menggelar Gerakan Literasi Sekolah. Kali ini, Gerakan Literasi Sekolah diwujudkan dalam kegiatan menulis puisi bersama. Kegiatan tersebut berlangsung pada Kamis (24/8/2017) pagi, di halaman upacara SMP Negeri 4 Surakarta.

Gerakan literasi sekolah diadakan dengan menulis puisi bersama dengan berbagai tema sesuai dengan keinginan. Diikuti oleh 865 siswa-siswi, puisi hasil karya akan dikumpulkan menjadi satu setiap masing-masing kelas. Hasil puisi tersebut akan dibuat menjadi buku kumpulan puisi, dan akan disumbangkan ke perpustakaan sekolah. Rencananya puisi akan diambil yang terbaik dan akan diikutkan ke lomba nasional.

“Kita harus memberikan contoh berliterasi sepanjang hayat. Literasi harus kita lakukan, dimulai dari membaca, menulis, kemudian juga menyimak. Ini juga dalam rangka penguatan pendidikan karakter di mana anak-anak harus mempunyai sifat religius, nasionalis, juga integritas kejujuran, kemandirian, dan juga gotong royong,” kata Kepala Sekolah SMP Negeri 4 Surakarta, Sri Wuryanti.

Alea, salah satu siswi SMP Negeri 4 Surakarta mengaku senang dengan kegiatan literasi sekolah ini karena bisa menumbuhkan inspirasi.

“Saya lebih rajin membaca, dulu saya hanya suka membaca komik, sekarang saya lebih suka membaca ensiklopedia yang bisa memberikan inspirasi dan ide-ide baru,” kata Alea.

Menurutnya, literasi sekolah ini bisa sebagai wadah untuk dirinya dan teman-temannya untuk lebih mengerti menulis, membaca. Lebih dari itu, kegiatan ini lebih bisa menggali ide-ide kreatif dari diri sendiri.

“Saya berharap sekolah ini tidak putus dari literasi karena saya merasakan banyak sekali manfaat dari literasi sekolah ini,” tutur Alea.

Gerakan Literasi Sekolah (GLS) adalah sebuah upaya yang dilakukan secara menyeluruh dan berkelanjutan untuk menjadikan sekolah sebagai organisasi pembelajaran. Kegiatan ini melibatkan pemangku kepentingan di bidang pendidikan, dari tingkat pusat, provinsi, kabupaten/kota, hingga satuan pendidikan (peserta didik, guru, kepala sekolah, tenaga kependidikan, pengawas sekolah. Selain itu juga melibatkan komite sekolah, orang tua/wali murid peserta didik, akademisi, penerbit, media massa, dan masyarakat (tokoh masyarakat yang dapat merepresentasikan keteladanan, dunia usaha).

Ini merupakan kali kedua SMP Negeri 4 Surakarta menggelar kegiatan gerakan literasi sekolah, di mana sebelumnya juga pernah diadakan gerakan membaca koran bersama. Saat itu siswa-siswi diberikan bacaan koran yang kemudian dirangkum dan disampaikan secara lisan kepada teman-teman yang lain.

 

Penulis : Basnando
Editor : Wahyu Setiawan