SALATIGA, MANTEB.Com – Serangan siber yang terjadi secara global di sejumlah negara di dunia, termasuk Indonesia, membuat beberapa pihak mengambil langkah antisipasi. Salah satunya di Salatiga, setelah virus Runsomeware jenis Wanna Cry sempat menyerang sejumlah perangkat komputer milik pegawai di Pemerintahan Kota Salatiga, Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) langsung mengambil langkah dengan mematikan jaringan online di sejumlah organisasi perangkat daerah selama beberapa saat.

“Kita melaksanakan pemutusan koneksi internet baik ekstanet maupun intranet melalui kabel jaringan, kita nonaktifkan semuanya termasuk yang di WiFi,” ujar salah satu staf Diskominfo Salatiga, Cristianto Adi, Senin (15/5).

Selain untuk menormalkan sistem dari serangan virus runsomeware wannacry, mematikan online sistem ini dilakukan untuk mencegah perangkat komputer lain terinfeksi serangan virus.

Kominfo juga memberikan surat edaran kepada seluruh bagian pemerintahan untuk melakukan langkah-langkah antisipasi menangani serangan virus tersebut.

“Mencoba memberikan sosialisasi yang di dalamnya pertama adalah menonaktifkan makro pada Ms Office, kita sudah ada langkah-langkahnya kita berikan semuanya, dan menonaktifkan fitur file sharing,” lanjut Adi.

Langkah-langkah tersebut dilakukan agar seluruh instansi pemerintahan di Salatiga tetap bisa melakukan pelayanan kepada masyarakat. Meskipun kerepotan, para aparatur sipil pemerintahan Kota Salatiga melakukan koneksi online sistem menggunakan hanphone.

Virus Runsomeware yang menyerang berbagai negara merupakan jenis malicious software atau malwar yang menyerang komputer korban dengan cara mengunci komputer korban, atau melakukan enkripsi semua data yang ada sehingga tidak bisa diakses kembali.

 

Penulis : Tata Rahmanta

Editor : Wahyu Setiawan