(ilustrasi pendakian)

BOYOLALI, MANTEB.Com – Jumlah pendaki Gunung Merapi mengalami peningkatan terpantau di pintu pendakian Pos Plalangan, Selo, Boyolali. Selama musim liburan ini, jumlah pendaki sudah mencapai 500-an orang.

Mereka berasal dari berbagai wilayah seperti di Solo Raya, Semarang, Yogyakarta, bahkan Jakarta. Dengan banyaknya jumlah pendaki, pihah petugas di beberapa pos pendakian Merapi pun mewajibkan para pendaki untuk tetap menjaga kebersihan.

Dari pantauan MANTEB.COM, Minggu (9/7/2017), para pendaki setelah melakukan pendakian terlihat membawa plastik besar dan botol-botol mineral kosong yang digantungkan di pinggang.

“Berisi sampah yang ditemukan di sepanjang perjalanan turun dari puncak,” ujar Adit, salah satu pendaki asal Sleman, Minggu (9/7/2017).

Menurut petugas pos pendakian basecamp Barameru, Badri, pihaknya memang selalu mengingatkan para pendaki untuk tidak membuang sampah di kawasan Merapi.

“Seluruh sampah baik sampah para pendaki sendiri maupun yang ditemukan selama perjalanan turun, diimbau untuk dibawa,” tutur Badri.

 

Penulis : Aritri Cahyaningsih
Editor : Wahyu Setiawan