ilustrasi (manteb.com/dok)

SUKOHARJO, MANTEB.Com – Pembayaran tunjangan hari raya (THR) Idul Fitri 2017 akan mendapatkan pengawasan bersama petugas terkait dan Pemerintah Kabupaten Sukoharjo. Langkah tersebut diambil untuk memastikan perusahaan mematuhi aturan dan buruh mendapatkan haknya. Sedikitya lima perusahaan besar akan menjadi sampel pelaksanaan THR bagi buruh.

Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Sukoharjo, Baktiyar Zunan menegaskan, pembayaran THR sudah menjadi kewajiban perusahaan dan hak buruh untuk menerimanya. Namun, dalam pelaksanaanya diatur dalam Peraturan Menteri Tenaga Kerja.

Aturan tersebut harus dilaksanakan oleh pihak perusahan paling cepat 14 hari sebelum dan selambatnya tujuh hari sebelum  Idul Fitri. Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Sukoharjo nantinya akan melakukan pengawasan dengan melibatkan pihak terkait lainnya, salah satunya serikat buruh.

“Rencananya tim gabungan akan melakukan pengecekan langsung dengan mengambil sampel beberapa perusahaan. Dalam pengecekan diharapkan pihak perusahaan sudah menjalankan kewajibannya membayar THR ke buruh. Pihak perusahaan sudah menyatakan kesanggupan membayarkan THR, baik besaran maupun waktunya sesuai aturan yang ada,” jelas Baktiyar.

Di Sukoharjo dari catatan Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Sukoharjo ada 4.700 perusahaan dari skala kecil, menengah dan besar. Di perusahaan tersebut total ada puluhan ribu buruh yang bekerja. Mereka bergerak di pelbagai bidang industry, seperti tekstil, makanan, minuman farmasi dan jasa.

 

Penulis: Arif Nuryanto

Editor: Lukas Budi