(Tim Persis Solo)

SOLO, MANTEB.Com – PT Liga Indonesia Baru (PT LIB) akhirnya memberikan jawaban mengenai laga lanjutan antara PSIR Rembang melawan Persis Solo. Pertandingan yang terhenti pada menit ke-50 tersebut akan dilanjutkan di Stadion Kanjuruhan, Malang pada Senin (4/9/2017) pukul 15.30 WIB.

Keputusuan tersebut tertuang dalam surat PT Liga Indonesia Baru (PT LIB) dengan 262/LIB/VIII/2017 tanggal 28 Agustus 2017. Pertandingan akan dilanjutkan dengan skor sementara 1-0 atas keunggulan PSIR.

Selain digelar di tempat netral, laga tersebut tidak boleh dihadiri penonton atau pun suporter kedua klub yang bertanding. Keputusan tersebut setidaknya menjadi jawaban atas harapan kubu Persis agar laga lanjutan digelar di tempat netral.

baca juga : Widyantoro Minta Laga Digelar di Tempat Netral

Pelatih Persis Solo, Widyantoro pun menyambut baik keluarnya keputusan tersebut. Untuk mempersiapkannya, Widyantoro akan segera melakoni latihan yang disesuaikan dengan jadwal pertandingan di Malang.

“Alhamdulillah jadwal sudah keluar, kita segera persiapkan tim agar bisa maksimal persiapannya,” ujar pelatih asal Magelang tersebut, seperti dikutip dari laman resmi Persis Solo, Senin (28/8/2017).

Seperti diberitakan sebelumnya, laga penyisihan Grup 4 Liga 2 antara PSIR Rembang melawan Persis Solo di Stadion Krida, Rembang, Minggu (16/7/2017) terpaksa dihentikan di tengah pertandingan. Pasalnya, terjadi kisruh antara suporter tamu dengan suporter tuan rumah.

baca juga : Rusuh, Laga PSIR Vs Persis Dihentikan

Insiden kerusuhan berawal dari saling lempar antar dua suporter. Semakin panas, bahkan para pemain dan official tim yang berada di lapangan pun turut terkena lemparan.

Setelah insiden tersebut, Komisi Disiplin PSSI sempat memberikan keputusan bahwa laga dimenangkan oleh PSIR dengan skor 3-0, dan Persis mendapatkan pengurangan tiga poin karena dianggap menolak melanjutkan pertandingan. Namun setelah itu, Komisi Banding mengabulkan banding yang diajukan Persis Solo.

baca juga : Banding Diterima, Persis Kembali ‘Kejar-kejaran’ dengan PSIS

 

Penulis : Wahyu Setiawan