(Sejumlah kendaraan tengah antre masuk tol Salatiga saat mudik Lebaran 2017/dok)

SOLO, MANTEB.Com – Jelang libur Idul Adha tahun ini yang jatuh pada Jumat (1/9/2017), Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi memprediksi kepadatan kendaraan akan meningkat sekitar 30 sampai 40 persen dibandingkan dengan hari-hari biasa. Menurut Menhub, kepadatan tersebut terjadi karena arus mudik saat libur panjang nanti.

“Peningkatan kendaraan dari hari biasa mungkin bisa 30-40 persen, tidak setinggi Idul Fitri, tapi yang harus kita siapkan itu lalu lintas yang tiba-tiba apakah setelah Salat Idul Adha atau setelah Salat Jumat itu yang kita manage,” kata Menhub di Sukabumi, Rabu (30/8), dikutip dari laman resmi Kemenhub.

Menhub melanjutkan, pada Idul Adha kali ini kepadatan kendaraan akan terjadi pada Kamis (31/8/2017) siang atau Jumat (1/9/2017) setelah Salat Idul Adha atau setelah Salat Jumat. “Untuk mudik ini diprediksi ada dua waktu mudik, jadi waktu hari Kamis pada jam pulang kantor itu akan banyak tapi juga akan banyak setelah potong kurban dan bisa jadi setelah Salat Jumat,” lanjut Menhub.

Menhub juga memprediksi peningkatan kepadatan akan terjadi di beberapa bandara. Mengingat masyarakat akan lebih mencari transportasi umum yang lebih cepat dari segi waktunya.

Salah satunya yaitu di Bandara Soekarno-Hatta, yang meskipun tidak ada penambahan flight, namun occupancy disebut Menhub akan meningkat 30 persen. “Di Bandara Soekarno-Hatta itu mungkin tidak ada suatu penambahan flight tapi occupancy-nya naik jadi kalau dari volume mungkin akan naik 30 peresen, karena pesawat lebih digemari karena waktu tempuhnya cepat,” tutur Menhub.

Lebih lanjut Menhub menganjurkan kepada masyarakat untuk menggunakan transportasi umum baik itu pesawat, kereta, atau bus. Menhub mengimbau untuk menghindari penggunaan kendaraan pribadi.

 

(kemenhub-way)