(ilustrasi truk melintas/dok)

SOLO, MANTEB.Com – Pemerintah telah menetapkan Hari Raya Idul Adha 1438 H jatuh pada Jumat (1/9/2017). Libur Idul Adha ini pun menjadi momentum libur panjang bagi masyarakat.Diprediksi akan terjadi peningkatan kepadatan kendaraan selama libur panjang tersebut.

Mengantisipasi hal itu, Kementerian Perhubungan akan melakukan pembatasan operasional angkutan barang dengan sumbu tiga atau lebih. Pembatasan tersebut akan diterapkan mulai siang ini, hingga Minggu (3/89/2017).

“Oleh karenanya kita berlajukan pembatasan truk tiga sumbu, itu berlaku mulai dari siang H-1 tengah hari sampai Salat Jumat jadi satu hari, jadi ada jeda waktu orang (angkutan barang) jalan dari jam 12.00 Jumat sampai Minggu pagi, baru Minggu pagi kita tutup satu hari,” ungkap Menhub Budi Budi Karya Sumadi di Sukabumi, Rabu (30/8/2017), dikutip dari laman resmi Kemenhub.

Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Darat telah mengeluarkan Surat Edaran Dirjen Perhubungan Darat Nomor: SE.17/AJ.201/DRJD 2017 tanggal 28 Agustus 2017 tentang Pengaturan Lalu Lintas dan Pembatasan Operasional Pada Saat Libur Panjang Hari Raya Idul Adha 2017/1438H. Terdapat tiga jenis kendaraan yang dibatasi pengoperasiannya di antaranya kendaraan bahan bangunan, kereta tempelan atau kereta gandengan, serta kendaraan kontainer, dan kendaraan pengangkut barang dengan sumbu tiga atau lebih.

Pembatasan kendaraan angkutan barang ini mulai berlaku pada tanggal 31 Agustus 2017 pukul 12.00 WIB sampai dengan 1 September 2017 pukul 12.00 WIB, dan tanggal 3 September 2017 pukul 06.00 sampai dengan 23.59 WIB.

Ada pun ruas jalan yang diberlakukan aturan ini yaitu ruas jalan tol Jakarta-Cikampek-Brebes Timur, ruas jalan tol Jakarta-Purbaleunyi, ruas jalan tol Merak-Jakarta, ruas jalan tol Prof Soediyatmo, jalan nasional Gilimanuk-Denpasar, dan jalan nasional Surabaya-Jombang-Kertosono-Madiun-Surakarta.

 

(Kemenhub-way)