JAKARTA, MANTEB.Com – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memprediksi puncak arus balik libur Idul Adha 2017 terjadi Minggu (3/9/2017). Untuk itu, Kemenhub telah menyiapkan beberapa skenario guna mengantisipasi kepadatan arus lalu lintas, terutama yang menuju Jakarta. Kemenhub melalui Sekretaris Jenderal Sugihardjo menyebut,PT Jasa Marga telah menyiapkan tiga skenario untuk arus balik nanti.

“Skenario yang disiapkan ada tiga, pertama memperbanyak gardu (tol) jumlahnya sampai 31 gardu dan juga menempatkan petugas-petugas untuk membantu mempercepat transaksi,” kata Sugihardjo, dikutip dari laman resmi Kemenhub, Jumat (1/9/2017).

Sugihardjo melanjutkan, skenario kedua yaitu jika terjadi kepadatan di arus balik menuju Jakarta maka akan diberikan jalur yang melambung dari GT Cikarang Utama akan ada bukaan di GT Cikarang Barat 2 dan GT Cikarang Barat 3. Skenario ketiga yaitu Jasa Marga akan memberlakukan contraflowdi titik-titik tertentu.

Selain itu, Kemenhub juga tetap melakukan pembatasan untuk angkutan barang seperti truk. Hingga Minggu malam, truk sumbu tiga dilarang untuk melintas di beberapa jalan.

“Truk tiga sumbu dilarang untuk arus mudik itu kemarin dari mulai Kamis jam 12.00 sampai Jumat jam 12.00, ada window time hingga Sabtu (2/9), Minggu (3/9) pelarangan mulai pukul 06.00 sampai malam sampai pukul 23.59 itu (truk tiga sumbu) juga dilarang operasi,” tegas Sugihardjo.

Untuk itu Sugihardjo menghimbau agar operator angkutan barang untuk mematuhi aturan ini walaupun aturan ini sifatnya edaran.Jika masih ada truk sumbu tiga yang melintas, maka pihaknya bersama kepolisian akan melakukan tindakan.

“Karena kalau juga berjalan pada periode larangan dan ruas-ruas larangan maka tentu pihak Kepolisian akan menggunakan diskresi apabila terjadi kemacetan maka truk tiga sumbu bisa dilakukan dua tindakan yaitu dihentikan operasi sementara ditampung di kantong-kantong parkir atau dialihkan rutenya, maka daripada mengganggu lebih baik menyesuaikan saja,” tuturSugihardjo.

Sementara itu Dirut PT Jasa Marga Desi Arryani mengatakan,untuk mengantisipasi kepadatan arus balik maka PT Jasa Marga akan menggunakan skenario yang sama pada saat penanganan arus mudik Lebaran lalu.

“Jadi kalau kita ingat catatan kemarin kita harus waspada di rest area, kami siap-siap menambahkan contra flow di rest area, contraflow dari kilometer 66 sampai kilometer 33 jadi 32 kilometer contraflow,” papar Desi.

 

(kemenhub-way)