Ahmad Buchori, gelandang Persijap Jepara (MANTEB.com/Lukas Budi Cahyono)

JEPARA, MANTEB.com – Ketidakjelasan jadwal Indonesia Soccer Championship (ISC) Seri B hingga kini belum dirilis dari pihak penyelenggara. Kondisi tersebut membuat pemain Persijap Jepara mulai gusar.

Para pemain masih trauma dengan pergelaran kompetisi Divisi Utama beberapa waktu lalu, di mana detik-detik kick off harus berhenti karena tidak mendapatkan izin dari pemerintah.

“Seharusnya jadwal rilis mulai 4 April ini. Tapi sampai sekarang belum juga kapan kick off bergulir. Ini jelas membuat kami resah,” kata Ahmad Buchori, gelandang muda Persijap saat dihubungi MANTEB.com, Rabu (6/4/2016).

Laskar Kalinyamat kini tengah persiapan memantapkan fisik dan kerja sama tim jelang bergulirnya ISC Seri B yang menurut rencana kick off pada Sabtu (30/4/2016). Jadwal tersebut sudah mundur sepekan dari jadwal semula yakni Sabtu (23/4/2016).

Buchori mengatakan, dengan kondisi demikian, diharapkan penyelenggara menepati jadwal kick off dan segera merilis jadwal pertandingan karena terkait dengan program persiapan masing-masing tim peserta.

“Program latihan yang diberikan pelatih sudah berubah, karena kick off mundur sepekan. Jadwal itu kan untuk kami para pemain sebagai parameter persiapan tim yang disusun tim pelatih. Kalau tidak jelas, program kami pun juga turut terganggu,” tegasnya.

Komisaris Persijap, Aris Isnandar menginginkan ISC Seri B untuk segera digulirkan sesuai jadwal. Jika gagal lagi, tim-tim kehilangan kepercayaan pada penyelenggara.

“Tidak hanya Persijap, seluruh tim peserta telah mengeluarkan banyak biaya untuk persiapan tim. Kalau sampai tidak bergulir lagi, ya kami sudah tidak percaya lagi, dan akan kami abaikan jika ada kompetisi serupa,” tegas Aris yang juga wakil ketua DPRD Kabupaten Jepara itu.

Penulis/Editor: Lukas Budi Cahyono