DIPERIKSA: Panitia Diksar UII saat dikumpulkan di ruang Reskrim Umum Satreskrim Polres Karanganyar untuk diperiksa sebagai saksi, Selasa (31/1/2017) lalu. (manteb.com/dok-way)

KARANGANYAR, MANTEB.Com – Pemeriksaan enam tersangka baru kasus Diksar Mapala Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta di Satreskrim Mapolres Karanganyar batal digelar. Pasalnya, enam tesangka tidak memenuhi panggilan dari pihak kepolisian untuk dimintai keterangan yang dijadwalkan digelar hari ini (15/5).

Kepastian mangkirnya enam tersangka tersebut disampaikan Kapolres Karanganyar AKBP Ade Safri Simanjuntak ketika ditemui wartawan di Mapolres Karanganyar, sore tadi. Pasalnya hingga akhir jam kerja yakni pukul 16.00 WIB, para tersangka tak kunjung datang dan tidak menghubungi penyidik.

Menindaklanjuti hal tersebut, Kapolres menyatakan pihaknya telah menyiapkan surat pemanggilan kedua pada Jumat (19/5) mendatang. Jika pada pemanggilan kedua nanti yang bersangkutan tidak datang juga, pihaknya mengaku siap melakukan jemput paksa.

Kapolres menambahkan dari enam tersangka baru ini, hanya satu tersangka yang bermukim di wilayah Pulau Jawa. Sementara lima tersangka lainnya berada di luar Jawa. Pihaknya pun siap menyediakan pendampingan hukum terhadap para tersangka jika enam panitia yang telah ditetapkan menjadi tersangka baru ini belum menunjuk penasehat hukum.

Sebelumnya, Polres Karanganyar telah menetapkan dua tersangka, Angga Septyawan dan Wahyudi dalam kasus Diksar Mapala UII Yogyakarta di Dusun Tlogodringo, Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, 14-20 Januari lalu, yang berujung tewasnya tiga mahasiswa peserta Diksar.

 

Penulis : Johanes Sandy

Editor : Wahyu Setiawan