BERDISKUSI: Pelatih Widyantoro saat berdiskusi dengan asisten pelatih Albert Rudiyana di sesi latihan di Stadion Sriwedari, Senin  (19/6/2017). (manteb.com/Lukas Budi – lbc)

SOLO, MANTEB.Com – Pemain Persis Solo mulai diberikan libur Lebaran mulai 21 Juni hingga 28 Juni. Selama libur Lebaran, Agung Prast dan kawan-kawan tidak bisa berleha-leha menikmati liburan. Pasalnya, usai Lebaran, Laskar Sambernyawa harus fokus mempersiapkan laga mahapenting kontra PSIS Semarang di Stadion Manahan.

Asisten pelatih, Albert Rudiana mengemukakan, seluruh pemain mendapatkan pekerjaan rumah (PR) selama libur Lebaran. Tugas rumah tersebut merupakan program latihan selama libur yang disusun pelatih fisik Budi Kurnia.

“Masing-masing pemain memiliki materi berbeda-beda. Jadi Coach Budi Kurnia memberikan materi setiap pemain yang harus dikerjakan selama pulang kampung,” ujar Albert kepada MANTEB.Com di sisi lapangan Stadion Sriwedari, Senin (19/6/2017).

Program fisik ini dirasa sangat penting untuk menjaga kondisi pemain selama libur Lebaran. Tim pelatih tidak menginginkan Rudiyana cs kelebihan berat badan karena mengabaikan jadwal latihan.

“Walau libur, mereka harus tetap berlatih. Usai libur, pemain harus kembali fight mempersiapkan lawan PSIS di Manahan. Penyusunan profram fisik ini harus diikuti semua pemain, tanpa terkecuali,” tambahnya.

Pelatih Widyantoro menambahkan, usai latihan sore di Sriwedari, seluruh pemain akan dicatat berat badan. Setelah libur, catatan berat badan tersebut akan kembali digunakan untuk memantau sejauh mana pemain menjaga berat badan. Widyantoro menyebut, salah seorang pemain kelebihan berat badan antara satu hingga dua kilogram.

“Setelah libur dan kembali ke mes, kami tim pelatih akan menimbang satu persatu pemain. Jika melebih berat badan sebelum libur, akan diberikan program latihan fisik sendiri. Saya berharap, seluruh pemain menaatinya, karena mereka pemain profesional,” jelas Widyantoro.

Penulis/Editor: Lukas Budi