BELUM JADI: Sebuah truk melintas di sisi jalan yang terjadi penyempitan jalur karena terdapat underpass yang belum jadi. (manteb.com/jatra-way)

KARANGANYAR, MANTEB.Com – Meski tol Solo-Kertosono (Soker) dipastikan siap dilalui pada H-6 Lebaran, namun pemudik diharapkan mewaspadai beberapa titik yang menjadi jalur penyeberangan warga. Hal ini dikarenakan masih terdapat underpass dan overpass yang belum sepenuhnya jadi dan belum bisa difungsikan.

Dari pantauan tim MANTEB.com saat menyusuri ruas tol Soker antara pintu masuk Ngasem dan Klodran, Kamis (8/6/2017) kemarin, masih terdapat beberapa underpass dan overpass yang belum jadi. Akibatnya, warga menggunakan ruas jalan tol untuk menyeberang antardesa.

Operator tol Soker sendiri menyatakan ada 54 perlintasan warga di sepanjang ruas tol. Sebagai solusi, petugas akan bekerja sama dengan Linmas setempat, dan menempatkan dua petugas di setiap perlintasan untuk mengatur lalu lintas warga yang akan menyeberang jalan tol.

General Manager Teknik PT Solo Ngawi Jaya (SNJ), Aryo Gunanto saat menggelar survei bersama di tol Solo-Kertosono (Soker), Rabu (7/6/2017) mengatakan, sudah mengatur penempatan posko-posko baik di pintu Ngasem maupun di pintu Klodran.

“Lebih lanjut nanti akan diatur penempatan petugas-petugasnya baik dari Satlantas, Dishub, maupun dari SNJ,” jelas Aryo.

Menurutnya, petugas gabungan saat ini tengah mempersiapkan segala sarana pendukung agar pemudik nyaman melewati jalur ini. Beberapa pos pantau mulai didirikan, sementara ratusan rambu peringatan dan petunjuk arah akan segera dipasang dalam beberapa hari ke depan. Proyek pengerjaan di beberapa ruas jalan juga dipastikan selesai pada H-10. Artinya, dipastikan pada H-7 lebaran tol Soker akan siap dilintasi pemudik.

 

Penulis : Johanes Sandy

Editor : Wahyu Setiawan