DELEGASI: Beberapa delegasi dari negara-negara Asia dan Afrika, saat mengikuti Asian African Student Conference tahun lalu di Bandung. (manteb.com/wahyu-dok)

SOLO, MANTEB.com – Asian-African Youth Conference (AAYC) 2016 akan digelar di Solo selama empat hari, 16-19 November 2016, tepatnya di Kampus Universitas Sebelas Maret (UNS). Konferensi ini akan menghadirkan 150 peserta pelajar dari beberapa negara di Asia dan Afrika, serta 150 masyarakat umum dari negara Asia dan Afrika. Di tahun ini, AAYC mengangkat tema Memperkuat Kembali Spirit of Bandung: “Memperkuat Persatuan Asia Afrika Melalui Jaringan dan Kerja sama”.

Panitia penyelenggara menyampaikan, visi dari acara ini adalah merealisasi sinergi dan kerja sama antara pemuda Asia-Afrika untuk menyelesaikan masalah dalam berbagai sektor berdasarkan asas kepemimpinan pemuda.

Nantinya, fokus diskusi dalam konferensi akan dibagi menjadi enam kategori. Keenam kategori tersebut meliputi hubungan internasional dan hak asasi manusia; ekonomi; pendidikan; lingkungan; budaya; serta sains dan teknologi.

Secara umum, rincian acara ini dibagi menjadi empat sesi yaitu pembukaan, konferensi, sidang pleno dan diskusi, serta penutup. Nantinya, setiap peserta diwajibkan untuk mengumpulkan sebuah esai berdasarkan pendapat mereka berkaitan dengan isu yang mereka pilih, dan disertakan sebuah solusi. Esai tersebut akan didiskusikan dalam tiap pertemuan komisi, dan diberikan rekomendasi untuk membuat keputusan akhir dalam sidang pleno. Hasil akhir dari sidang pleno kemudian akan dibacakan untuk dideklarasikan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran pemuda akan pentingnya kemitraan Asia-Afrika, menawarkan mereka kesempatan untuk menjadi warga Asia-Afrika yang dapat mengubah dunia, dan mendapatkan pengalaman serta keterampilan.

 

Penulis : Wahyu Setiawan