ilustrasi (manteb.com/Prima Kusuma)

JAKARTA, MANTEB.Com – Wacana pemindahan Ibu Kota Negara RI, ramai lagi dibicarakan. Namun,  Presiden Joko Widodo masih merahasiakan ke daerah mana ibu kota negara akan dipindahkan Sampai sekarang Presiden Jokowi belum menyebut satu pun nama daerah sebagai lokasi baru Ibu kota negara apabila jadi dipindahkan.

Sebelum Indonesia, tercatat ada beberapa negara memilih memindahkan ibu kota yang padat ke wilayah lain yang masih relatif baru. Pemindahan ibu kota negara di dunia telah dilakukan ratusan kali sepanjang sejarah. Dari mulai orang-orang Mesir kuno, Romawi, dan Tiongkok sering mengubah ibu kota negara mereka.

Seperti dikutip Nusantara.News, Berikut beberapa negara yang pernah melakukan perpindahan ibu kota sepanjang sejarah modern:

  1. Amerika Serikat

Pemindahan ibu kota AS terjadi sekitar dua abad lalu. New York ketika itu berperan sebagai ibu kota sekitar 5 tahun, dari 1785 hingga 1790.  Dulu, selama dan setelah Revolusi Amerika, Kongres Amerika Serikat biasa mengadakan pertemuan di delapan kota, termasuk Philadelphia, Baltimore, dan New York City.

Pemindahan ibu kota dilakukan melalui persetujuan Kongres AS, termaktub dalam Konstitusi 1 bagian 8 pada tahun 1970. Tujuannya, memisahkan pusat kegiatan pemerintahan dan bisnis. Sejak dibangun, New York dipersiapkan sebagai pintu gerbang para imigran masuk ke AS dan pusat bisnis, budaya, transportasi, dan manufaktur.

Kota baru lalu dibangun di sebelah timur pelabuhan Georgetown, dekat sungai Potomac, kota Washington. Didirikan di atas lahan seluas 176,9 km persegi. Kota tersebut dinamai Washington DC, nama Presiden pertama AS, George Washington yang juga meresmikan kota tersebut. Washington DC resmi menjadi ibu kota AS sejak tahun 1800.

  1. Rusia

Moskow dulunya merupakan ibu kota Kekaisaran Rusia dari abad ke-14 sampai tahun 1712. Tapi kemudian ibu kota Rusia itu dipindahkan ke St. Petersburg dengan alasan agar lebih dekat ke Eropa sehingga Rusia menjadi lebih “Barat” secara politik dan budaya. Tapi kemudian ibu kota Rusia dipindahkan kembali ke Moskow seusai Perang Dunia I, tepatnya pada tahun 1918.

  1. Australia

Pada abad ke-19, Sydney dan Melbourne adalah dua kota terbesar di Australia. Keduanya ngotot  ingin menjadi ibu kota Australia. Sebagai kompromi, Australia kemudian memutuskan membangun ibu kota baru. Setelah melakukan pencarian dan survei secara ekstensif, ditetapkanlah sebagian lahan di New South Wales sebagai wilayah ibu kota Australia.

Tapi, Australia kemudian memindahkan ibu kota ke Canberra pada tahun 1927. Canberra terletak di tengah-tengah antara Sydney dan Melbourne, tapi bukan kota pesisir.

  1. Brasil

Peralihan ibu kota Brasil dari Rio de Janeiro yang sangat padat ke kota Brasilia terjadi pada tahun 1961. Perubahan ibu kota ini telah dipertimbangkan selama beberapa puluh tahun sebelumnya. Rio de Janeiro dianggap terlalu jauh dari negara-negara bagian di negara yang besar itu.

Brasilia dinilai sebagai kota yang dibangun dengan kecepatan tinggi pada akhir tahun 1950-an, yang memenuhi impian Brasil yang panjang untuk memiliki ibu kota baru di jantung negara tersebut.

Pemindahan ibu kota juga bertujuan untuk mendorong perkembangan wilayah pedalaman Brasil. Brasilia dibangun dari tahun 1956-1960 dengan menghabiskan biasa sekitar USD 195 miliar. Setelah didirikan sebagai ibu kota Brasil, Brasilia memang mengalami pertumbuhan yang sangat pesat. Perpindahan ibu kota Brasil dianggap sangat sukses dan banyak negara terinspirasi dengan prestasi tersebut.

  1. India

Sampai tahun 1911 Calcutta di India Timur adalah ibu kota British India. Tapi kemudian untuk mengelola  India dengan lebih baik, New Delhi ditetapkan sebagai ibu kota negara itu pada tahun 1947.

  1. Myanmar

Ibu kota Myanmar dulu adalah Rangoon atau juga dikenal sebagai Yangon. Pada bulan November 2005,  para pegawai pemerintah tiba-tiba diberitahu oleh junta militer untuk pindah ke kota Naypyidaw yang lebih utara yang telah dibangun sejak tahun 2002 namun tidak pernah dipublikasikan.

Menariknya, belum dapat dipastikan alasan kenapa ibu kota Myanmar  dipindahkan. Sehingga banyak spekulasi menebak-nebak bahwa perpindahan yang kontroversial ini mungkin hanya didasarkan pada saran astrologi dan “ketakutan” politik.

  1. Malaysia

Negeri jiran Malaysia juga dianggap berhasil memindahkan pusat pemerintahan ke sebuah kota baru bernama Putrajaya yang berjarak sekitar 30 kilometer atau 30 menit berkendara dari Kuala Lumpur yang masih menjadi ibu kota namun sebagai pusat bisnis dan ekonomi.

Letak Putrajaya strategis karena berada di antara Kuala Lumpur dan bandara internasional Kuala Lumpur. Putrajaya dibangun pada 19 Oktober 1995 sebagai pusat administrasi pemerintahan Malaysia menggantikan Kuala Lumpur yang kian padat layaknya kota Jakarta.

Putrajaya menempati area seluas seluas 4.931 hektare dengan danau buatan seluas 400 hektare. Dulu, Putrajaya merupakan area perkebunan kelapa sawit milik Negara Bagian Selangor bernama Prang Besar. Setelah terpilih sebagai ibu kota pemerintahan Malaysia, pembangunan besar-besaran dilakukan di kawasan ini dari tahun 1993 dengan mengusung arsitektur Melayu, meninggal arsitektur penjajah Inggris. []