LEWATI ADANGAN: Striker Persis Solo, Tri Handoko menembus dan melewati adangan dua pemain bertahan Persiba Bantul di Stadion SUltan Agung, Bantul, pekan lalu. (Manteb.com/Lukas Budi – lbc)

 

SOLO, MANTEB.Com – Persis Solo melakoni partai berat away ketiga dalam empat pertandingan Liga 2 Grup 4. Di tiga partai sebelumnya, Laskar Sambernyawa mengumpulkan dua kali kemenangan dan sekali seri saat dijamu Persiba Bantul.

Misi tiga poin kembali menggebu dari kubu tim tamu saat bertandang ke Stadion Krida Bhakti Purwodadi melawan Persipur pada Minggu (14/5/2017), pukul 15.00 WIB. Pasukan Widyantoro tidak lagi memikirkan faktor non-teknis, yakni wasit. Agung Prast dan kawan-kawan sudah dibekali mental bertanding saat away. Bertajuk away, laga ini ingin seperti laga home milik Persis.

“Kami sudah evaluasi internal tim. Saat away, kami fokus memperoleh hasil maksimal dengan mencetak gol terlebih dulu. Anak-anak juga sudah kami motivasi dan bekali untuk tidak emosi jika kembali dikerjain wasit,” tegas Widyantoro, Sabtu (13/5/2017).

Wiwid, sapaan akrab Widyantoro pantas resah dengan korps baju hitam. Dua kali away saat lawan Sragen United dan Persiba Bantul, sang pengadil condong memihak tuan rumah. Namun, hal itu sekarang sudah menjadi hal yang biasa diterima Persis Solo saat laga away.

Tim Persis berangkat ke Purwodadi Sabtu (13/5/2017) pukul 08.00 WIB dari mes pemain. Dijadwalkan nanti sore Persis akan uji lapangan.  Pelatih asal Magelang tersebut akan mencoba komposisi pemain baru saat melawan Persipur.

Di atas kertas, tim tamu lebih diunggulkan. Namun Wiwid menginginkan, pasukannya tidak jemawa dan besar kepala. Laskar Petir di laga terakhir memecundangi PPSM Magelang dengan skor meyakinkan, 2-0.

“Jangan meremehkan lawan, itu yang saya tekankan kepada pemain.  Persipur tim bagus, saya buta kekuatan lawan. Kami mempersiapkan beberapa opsi untuk besok,” imbuhnya.

Skema 4-4-2 atau 4-2-3-1 akan disiapkannya. Sinyal rotasi sudah dikatakan Wiwid saat sesi latihan di Stadion Manahan beberapa hari lalu. Menurut Wiwid, rotasi akan dilakukan, namun hanya satu atau dua posisi. Apakah Bakori Andreas dan Rudiyana menjadi starter menggantikan Bayu Nugroho dan Tri Handoko?

 

 

“Semua kemungkinan itu ada. Hanya kita lihat kondisi pemain besok. Tim saya instruksikan mengambil inisiatif menyerang sejak menit pertama dengan menekan semua lini. Jangan kasih kendor lah demi poin maksimal,” ucapnya.

Agung Prast dkk digenjot latihan finishing touch dan kerja sama antarlini selama tiga hari terakhir. Artinya, Wiwid ingin hasil maksimal dan memanfaatkan sedikit peluang menjadi gol. Catatan evaluasi tim pelatih, barisan lini depan sangat banyak menyia-nyiakan peluang emas yang seharusnya menjadi gol.

“Mohon doanya tim bisa meraih poin di away ini. Dukungan Pasoepati sangat kita nanti untuk suntikan motivasi anak-anak,” tandasnya.

Penulis/Editor: Lukas Budi