MANTEB.COM —  Baru-baru ini beredar video yang merekam detik-detik kemarahan seorang sopir taksi. Video ini jadi viral, bahkan bikin ngakak lantaran bahasa yang digunakan sopir saat memarahi seorang turis asing.                                                                                                 

Sebagaimana yang diunggah akun Instagram @ngakaksehat, telihat jelas seorang sopir taksi yang berbaju biru tersebut memaki-maki seorang bule. Terlihat juga dari plat nomor mobil yang digunakan sang bule, adalah plat nomor dari konsulat jenderal.

Belum diketahui pasti detail kejadian yang melibatkan dua mobil itu, tapi insiden ini diduga akibat kedua kendaraan beradu. Hal itu terlihat pada bagian depan kendaraan mobil milik pengemudi taksi yang terlihat robek juga berlubang.

Video ini juga memperlihatkan sopir taksi yang memarahi bule dengan bahasa Indonesia yang bercampur dengan bahasa Inggris yang sangat kocak. Kemarahan sang sopir ini tentu saja langsung mengundang gelak tawa dari netizen yang melihat video tersebut. Ia mengatakan bahwa dirinya tak takut dengan bule itu. Ungkapan kemarahannya!

“Emang gue takut sama lo, ini Indonesia you know, think, think, think,” kata sang sopir taksi.

“Ini Indonesia, bukan bule, bukan Amerika. Ini Indonesia,” tambah sopir tersebut namun sang bule hanya terlihat sedang sibuk dengan teleponnya. Tak ketinggalan, sang sopir juga meminta kepada bule itu untuk mengganti rugi kerusakan mobilnya.

“You mesti ganti, itu depan, you mesti ganti, this one Indonesia,” ujarnya. “No England, no USA, you know. I am no crazy, you crazy. Saya tidak takut dengan Polisi,” jelasnya sebagaimana yang dikutip OkeZone.

Hahaha…Nah, ini videonya:

Kena sanksi
Terkait dengan video itu, Kepala Humas Blue Bird Group Teguh Wijayanto membenarkan kejadian itu, bahkan ia menyebut peristiwa itu terjadi pada Sabtu (26/8/2017), di sekitar Senayan, Jakarta.

Teguh mengatakan, pihaknya menyesalkan insiden tersebut yang dianggapnya mencoreng nama baik perusahaan.

“Terus terang kami menyesalkan sikap pengemudi yang tidak sesuai dengan budaya pelayanan Bluebird,” katanya, Senin (28/8/2017).

“Kami sudah berupaya menyelesaikan masalah tersebut. Sudah ada itikad baik, oleh kedua belah pihak untuk menyelesaikan masalah itu,” tambahnya seperti dilansir dai Facebookers.
Menurut Teguh, perusahaan juga telah menjatuhkan sanksi kepada sopir tersebut.

“Pengemudi sudah dimintai keterangan, dan sudah diberikan sanksi sesuai yang berlaku,” kata dia sebagaimana dilansir Kompas.

Sayangnya, Teguh enggan membeberkan kronologi detail insiden itu, demi menghindari tudingan-tudingan yang tidak semestinya.

“Saya enggak bisa menguraikan kejadian detailnya. Nanti ada pihak-pihak yang justru menyimpulkan yang salah siapa. Polisi lebih berhak menjelaskan,” ujarnya.

“Memang dari kerusakan kelihatan serempetan, yang satu kan mobilnya tinggi. Kerusakan ada di sebelah kanan. Ganti rugi kami selesaikan secara internal. Kita sesalkan semuanya, tapi ini bisa diselesaikan baik-baik,” tutupnya.

Nah, ini ida…..