(Neymar dan Enrique, Barcelona/Instagram)

Apa yang dilakukan Barcelona Kamis (9/3/2017) dini hari tadi, menjadi come back terbaik dalam sejarah Liga Champions. Pasalnya, belum ada tim yang mampu lolos ke babak gugur selanjutnya ketika kalah dengan defisit empat gol pada leg pertama. Dan Barcelona merupakan satu-satunya tim yang mampu melakukan itu. Bahkan seorang Rio Ferdinand dalam akun Twitter resminya berujar, “The best turnaround ever in football bar none #Barca“, Turnaround terbaik yang pernah ada di sepak bola.

Selain Barcelona, beberapa tim juga pernah mencatatkan come back mengesankan dalam sejarah Liga Champions. Berikut ini tim Manteb.com memberikan ulasannya.

  1. Real Madrid vs Derby County musim 1975-1976

Sempat tertinggal 4-1 di leg pertama, Real Madrid mengusung misi balas dendam di leg kedua. Di waktu normal, Madrid berhasil unggul 4-1 dan memaksakan babak tambahan. Mengejutkan, serangan Madrid berbuah gol lewat sepakan Santillana dan akhirnya membuat mereka menang dengan agregat 6-5.

  1. Barcelona vs Chelsea musim 1999-2000

Barcelona juga pernah melakukan come back mengesankan ketika menjamu Chelsea di babak perempat final. Kala itu Barcelona tertinggal 3-1 di leg pertama yang digelar di kandang Chelsea. Di leg kedua, Barcelona berhasil menyamakan agregat setelah unggul 3-1 di waktu normal. Adalah gol Rivaldo dan Patrick Kluivert di babak tambahan yang kemudian membuat Chelsea pulang dengan gigit jari.

  1. AS Monaco vs Real Madrid 2003-2004

Menang 4-2 di leg pertama di kandanganya, Real Madrid secara mengejutkan kalah di leg kedua. AS Monaco mengandaskan tim bertabur bintang tersebut dengan skor 3-1.

  1. Deportivo La Coruna vs AC Milan musim 2003-2004

Status tim papan atas ternyata tidak mampu membawa AC Milan lolos ke babak semifinal. Bertemu Super Depor, julukan Deportivo La Coruna, awalnya Milan menang 4-1 di leg pertama. Begitu mengejutkan, keangkeran kandang Super Depor terbukti dengan kemenangan empat gol tanpa balas.

  1. Chelsea vs Napoli musim 2011-2012

Torehan manis Chelsea sudah ditandai sejak perjalanannya di babak 16 besar. Mereka secara mengejutkan mampu membalikan keadaan, kendati sempat tertinggal 3-1 pada leg pertama di kandang Napoli. Chelsea menang 4-1 di leg kedua, padahal dalam pertandingan tersebut timnya ditangani pelatih baru, Roberto Di Matteo.

  1. Barcelona vs Paris Saint-Germain

Baru saja kita saksikan, sejarah terbaik tercipta kala Barcelona melibas Paris Saint-Germain (PSG) dengan skor 6-1 di Camp Nou. Drama begitu terasa dalam pertandingan tersebut. Hanya dalam waktu tujuh menit jelang peluit panjang dibunyikan, Barcelona berhasil mencetak tiga gol sekaligus membalikan keadaan dengan kemenangan agregat 6-5.

 

Penulis/Editor : Wahyu Setiawan