(Lionel Messi, Barcelona/Instagram)

Fantastis. Barcelona menunjukan kelasnya dengan memukul habis Paris Saint-Germain (PSG) dengan skor 6-1 pada leg kedua Liga Champions yang digelar di Camp Nou, Kamis (9/3/2017) dini hari WIB. Begitu mengejutkan, ketika banyak orang pesimis Barcelona mampu lolos ke babak selanjutnya, Lionel Messi dkk berhasil membungkam semua keraguan tersebut. Mereka dengan perkasa membalikan keadaan dari yang tadinya tertinggal 4-0 pada leg pertama. Barcelona membuat sejarah, sekaligus menekankan bahwa apa pun bisa terjadi dalam dunia sepak bola.

Drama mengiringi kemenangan Barcelona atas PSG. Unggul dua gol di babak pertama berkat tandukan Luis Suarez dan gol bunuh diri L Kurzawa, Barcelona menutup paruh pertama dengan asa yang masih ada. Paruh kedua berjalan lima menit, Lionel Messi membuat publik Camp Nou bergemuruh. Golnya lewat titik putih semakin menambah asa Barcelona untuk lolos.

Terus menyerang, pemain Blaugrana, julukan Barcelona, hilang fokus untuk bertahan. Pada menit ke-62, Edinson Cavani membuat pelatih PSG Unay Emery jingkrak kegirangan. Skor 3-1 seakan memutus harapan Barcelona untuk lolos ke babak selanjutnya. Gelandang PSG Marco Verratti seusai pertandingan bahkan berujar, bahwa pemain Barcelona mengatakan pertandingan telah usai. “Dengan gol dari Cavani, kami mampu meningkatkan rasa aman. Saya sempat berbicara dengan para pemain Barca, mereka berkata kepada saya bahwa laga ini telah usai,” ungkap Verratti seperti dikutip dari L’Equipe.

Namun drama belum usai. Dua menit jelang waktu normal berakhir, Neymar menyumbangkan satu gol lewat tendangan bebasnya. Satu gol yang sedikit menambah asa, sedikit membuat was-was pemain PSG juga.

Barcelona semakin tampil ganas, menyerang dengan umpan-umpan lambungnya. Pemain PSG dengan ketat menumpuk hampir semua pemainnya di sepertiga garis pertahannya. Keberuntungan kembali mendekat ke tuan rumah, Suarez dijatuhkan pemain belakang PSG saat akan menerima bola lambung. Wasit menunjuk titik putih. Bukan Messi yang mengambil, namun Neymar. Dia membuktikan janjinya bahwa akan mencetak minimal dua gol pada laga tersebut, dan itu terbukti. Skor 5-1 semakin membuat pendukung Barcelona di Camp Nou bergemuruh.

Drama, drama, dan drama. Kembali Neymar yang menjadi inspiratornya. Pada menit ke-94 dari total lima menit tambahan waktu, Neymar melepaskan umpan lambung dari sisi tengah ke kotak penalti. Adalah Sergi Roberto, pemain yang baru menginjakan kaki di lapangan selama 18 menit, berhasil mencetak gol penentu kemenangan timnya. Pelatih Barcelona Luis Enrique langsung lari ke tengah lapangan merayakan kegembiraannya, meski wasit belum meniup peluit panjang tanda laga usai.

Dan benar saja, tak lama kemudian, wasit Deniz Aytekin dari Jerman meresmikan rekor serta sejarah baru di Liga Champions untuk Barcelona. Selamat !

 

Penulis/Editor : Wahyu Setiawan