ANGKAT GENTING: Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengangkat genting saat ikut melakukan gotong royong bersama masyarakat Kecamatan Sawit, Boyolali, Rabu (10/5) pagi. (manteb.com/Instagram-way)

BOYOLALI, MANTEB.com – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengajak masyarakat kembali mengaktifkan gotong royong. Ajakan tersebut dilontarkan Ganjar saat melakukan kunjungan ke Boyolali dalam rangka memperingati Bulan Gotong Royong, Rabu (10/5) pagi.

“Gotong royong sebagai satu nilai yang berkembang tumbuh di Indonesia mesti kita lestarikan. Kita tumbuhkan itu semuanya, agar masyarakat selalu bisa nyonggo beban bersama-sama, jadi terasa enteng,” ujar Ganjar.

Ganjar memberikan contoh masyarakat dengan mendatangi warga yang sedang membangun rumah dan saluran irigasi di wilayah Kecamatan Sawit, Boyolali. Kesempatan ini digunakan Ganjar untuk kembali mengingatkan masyarakat akan pentingnya gotong royong. Menurutnya, dengan gotong royong maka relasi antarwarga bisa terjalin baik.

“Dan di situ pasti ada relasi antarmanusia, relasi sosial. Mesti rukun, kalau mereka rukun, kalau mereka terbiasa, mereka pasti mengerti daerah sekitarnya, lingkungannya, lingkungan terdekatnya,” ungkap Ganjar.

Selain itu, Ganjar meyakini dengan gotong royong, masyarakat bisa ikut berpartisipasi dalam pembangunan. Gotong royong juga diklaim bisa mencegah masuknya paham radikalisme di masyarakat.

Nyambi resik-resik cerito desone aman opo ora, desone resik opo ora, ada narkoba atau tidak di sini, bagaimana cara melawan radikalisme. Mboten enten pak, mriki resik, mriki sae, yang seperti-seperti ini kita harapkan bisa menjadi cerita di desa sehingga mereka guyub,” harap Ganjar.

Untuk itu, Ganjar mengajak masyarakat terutama di daerah perkotaan untuk lebih mengaktifkan kembali kegiatan gotong royong.

 

Penulis : Aritri Cahyaningsih

Editor : Wahyu Setiawan