(ilustrasi/penggelapan uang)

SUKOHARJO, MANTEB.com – Petugas Polres Sukoharjo menangkap salah seorang oknum direktur biro umrah yang telah melakukan penipuan terhadap para penyetor dana haji maupun umrah. Direktur biro umrah berinisial SY, telah menggelapkan dana┬áhingga mencapai Rp 6 miliar lebih.

Dana setoran dari 150 jamaah yang menyetor ke PT Semesta Nusantara Bakti tersebut, digelapkan oleh SY sejak 2016 lalu. Uang tersebut seharusnya dipergunakan untuk membayar provider pemberangkatan haji dan umrah. Namun oleh SY, uang senilai Rp 6.064.000.000 tersebut ia pergunakan untuk membeli tanah, mobil, melunasi biaya hotel, biaya tiket domestik umrah yang sudah diberangkatkan, rumah, serta membangun kantor cabang hingga mencapai total nilai Rp 5 miliar lebih. Sementara sisanya masih disimpan dalam berbagai rekening yang ia bawa.

Atas laporan dari para korban, pelaku yang sempat melarikan diri akhirnya berhasil ditangkap di kamar kos di Kampung Bulak, Kelurahan Wanaraja Cibitung, Bekasi, beberapa waktu lalu. Pelaku saat ini diamankan di ruang tahanan Mapolres Sukoharjo untuk menjalani proses hukum.

“Ada yang setorannya mulai dari Rp 40 juta, ada yang Rp 110 juta, ada yang Rp 74 juta. Ditotal ini jumlah daripada jamaah yang sedianya akan berangkat umroh maupun haji plus itu sejumlah 149,” ungkap Kapolres Sukoharjo, AKBP Ruminio Ardano, Rabu (26/4).

Menurut Kapolres, pelaku menggelapkan uang perusahaan seperti dana talangan, dana perusahaan, juga membawa dana yang dari jamaah. Lebih lanjut Kapolres menuturkan, penggelapan ini hanya dilakukan oleh pelaksana, untuk PT Semesta Nusantara Bakti sendiri merupakan biro resmi.

Dari tangan pelaku, polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti diantaranya sejumlah kartu ATM, buku tabungan, telepon genggam, cek, dan satu buah mobil Avanza silver. Pelaku dijerat dengan pasal 378 JO 374 Tentang Penipuan atau Penggelapan dengan ancaman hukuman penjara paling lama lima tahun.

 

Penulis : Arif Nuryanto

Editor : Wahyu Setiawan