AMANKAN: Petugas mengamankan oknum perangkat desa yang mengancam salah seorang warga dengan airsoft gun. (manteb.com/josandy-way)

KARANGANYAR, MANTEB.Com – Gara-gara aksinya kelewat arogan, salah satu oknum perangkat desa Gedongrejo, Desa Kaliwuluh, Kecamatan Kebakkramat, Karanganyar, ditangkap polisi. Pelaku bernama Iswandi  ditangkap lantaran menodongkan magazine airsoft gun kepada seorang warga asal Desa Munggur, Mojogedang, bahkan pelaku juga sempat mengancam tamu lainnya.

Kapolres Karanganyar AKBP Ade Safri Simanjuntak dalam rilisnya Mapolres Karanganyar, Kamis (31/8/2017) mengatakan, awalnya pelaku tak ada niatan berbuat onar namun begitu melihat korban di acara itu, pelaku emosinya memuncak. Pelaku yang tak peduli statusnya sebagai tokoh masyarakat, yaitu kepala dusun, langsung mengajak korban keluar gedung, namun ditolak.

“Jadi ungkap kasus yang telah dilakukan oleh Polsek Kebakkramat, Polres Karanganyar, terkait dengan ancaman kekerasan maupun kekerasan fisik dengan menggunakan airsoft gun yang dilakukan oleh tersangka,” ujar Kapolres.

Akhirnya korban diseret keluar secara brutal. Korban bernama Agus diseret ke luar sejauh 10 meter dari lokasi acara. Pelaku juga mengeluarkan pistol airsoft gun dari pinggang kanan.

Korban berhasil melepaskan diri dari cengkeraman pelaku kemudian mendorongnya dan petugas keamanan kampung mencoba mengendalikan Siswandi yang mengamuk. Sayangnya, hal itu membuat pelaku makin beringas. Pelaku menembakkan pistol ke udara sebanyak tiga kali dan mengancam akan menembak mati korban bersama teman-temannya.

“Karena mendapatkan perlawanan dari para korban, selanjutnya tersangka mengeluarkan airsoft gun yang dibawanya dan kemudian mengancam korban dengan kata-kata ‘saya akan tembak kepalamu dan akan saya tembak teman-temanmu’,” tutur Kapolres.

Lebih lanjut Kapolres menambahkan, setelah kejadian tersebut korban Agus melapor Ke Polsek Kebakkramat dan langsung ditindaklanjuti oleh jajaran Reskrim Polsek Kebakkramat. Dalam waktu 24 jam pelaku berhasil ditangkap oleh petugas di rumahnya di Gedongrejo, Desa Kaliwuluh tanpa perlawanan.

Pelaku sempat membuang barang buktinya senapan airsoft gun-nya tapi berhasil digagalkan oleh petugas. Dari tangan pelaku, petugas berhasil mengamankan satu pucuk senjata airsoft gun merek Makaraov, satu buah magazine, serta dua buah tabung gas.

Sementara itu pelaku mengaku dirinya dendam terhadap korban karena dicurigai korban main asmara dengan mantan istri pelaku. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 335 ayat 1 ke 1 KUHP dengan acaman hukuman satu tahun penjara.

Penulis : Jo Sandy
Editor : Wahyu Setiawan