ISI DISKUSI: Aktor Reza Rahardian saat mengisi acara diskusi dan nonton film bersama dalam rangkaian Pekan Kerja Nyata Revolusi Mental di Solo, Sabtu (26/8/2017). (manteb.com/nando-way)

SOLO, MANTEB.Com – Pekan Kerja Nyata Revolusi Mental resmi dibuka di Solo, Jumat (25/8/2017). Kegiatan tersebut akan berlangsung hingga Minggu (27/8/2017). Berbagai rangkaian acara akan dilaksanakan dalam kegiatan tersebut, salah satunya adalah diskusi dan nonton film bersama.

Gerakan Peduli sebagai penggagas acara, mengusung tema “#Peduli Bangsaku” dengan memilih film Guru Bangsa : Tjokroaminoto sebagai film yang ditonton dan didiskusikan pada Sabtu (25/8/2017) di Gelanggang Gelora Bung Karno Stadion Manahan, Solo.

Guru Bangsa: Tjokroaminoto adalah film drama Indonesia yang dirilis pada 2015. Film ini disutradarai oleh Garin Nugroho dan diproduseri Christine Hakim. Film tersebut menceritakan biografi tokoh pahlawan nasional Tjokroaminoto.

Acara yang dihadiri lebih dari 800 penonton mengajarkan gerakan sosial untuk peduli bangsa melalui media digital yaitu film. Selain itu, Gerakan Peduli juga menggunakan media lain berupa foto dan juga internet.

Reza Rahardian yang merupakan salah satu aktor dari film tersebut, ikut hadir berdiskusi bersama Doktor Budi Irawanto selaku pengamat dan peneliti film dari Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta. Dalam diskusi tersebut, Reza Rahardian bercerita bagaimana rasanya menjadi aktor sebagai Tjokroaminoto.

“Saya sebagai aktor dari Tjokroaminoto, ini sangat berbeda dan mendalami tokoh Tjokroaminoto ini merupakan sebuah pengalaman yang luar biasa, karena saya sendiri belum pernah ketemu dengan tokoh besar Tjokroaminoto. Setelah membaca dari beberapa tulisan mengenai beliau, banyak sifat dari beliau yang saya pelajari dan saya aplikasikan dalam diri saya,” tutur Reza.

Dirinya bersama Budi juga menjelaskan mengenai manfaat menonton film sejarah dan mengajak masyarakat untuk mempelajari seorang tokoh besar Indonesia, agar para penonton terus peduli terhadap bangsa dan negara seperti tokoh Tjokroaminoto.

“Film sejarah ini merupakan salah satu cara menghidupkan tokoh historis lewat sebuah karakter tertentu dan juga dapat menjelaskan bagaimana kejadian atau rekonstruksi masa lalu melalui sebuah narasi meskipun tidak menjamin akurasi fakta yang sempurna. Saya berharap para penonton film tersebut bisa mengambil makna kehidupan dari salah satu film sejarah ini,” kata Budi.

 

Penulis : Basnando
Editor : Wahyu Setiawan