BERI ARAHAN: Dandim 0728/ Wonogiri Letkol Inf Basuki Sepriadi saat memberi arahan dalam upacara bendera kepada siswa di SMA Negeri 1 Wonogiri, Senin (17/7/2017). (manteb.com/wisnu-way)

WONOGIRI, MANTEB.Com -Ada yang berbeda pada pelaksanaan upacara di SMA Negeri 1 Wonogiri, Senin (17/7/2017). Upacara bendera bertepatan dengan pengenalan lingkungan sekolah di hari pertama masuk sekolah bagi siswa baru kali ini, diisi dengan materi wawasan kebangsaan oleh Kodim 0728/Wonogiri .

Sebagai pembina upacara, Dandim 0728/ Wonogiri Letkol Inf Basuki Sepriadi secara khusus hadir untuk memberikan wawasan kebangsaan kepada para siswa baru di Sma Negeri 1 Wonogiri. Tak kurang dari 400 orang siswa mendapat perhatian khusus Dandim.

Pada kesempatan tersebut , dalam amanatnya Dandim  menyampaikan untuk pembukaan masa orientasi siswa (MOS) atau pengenalan anak sekolah, perlu adanya pembinaan kepribadian. Menurutnya, saat ini anak-anak muda rentan terpengaruh informasi-informasi yang tidak jelas.

“Mulai dari terorisme, radikalisme, dan isu tentang perpecahan. Makanya mulai saat ini, kewaspadaan di tingkat sekolah menjadi sangat penting untuk ditanamkan, wawasan tentang kebangsaan menjadi sangat perlu dilakukan,” ujar Dandim.

Dengan adanya kegiatan seperti ini, pihaknya mengaku bahwa TNI dan Polri bekerja sama dengan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), juga Dinas Pendidikan dari Kabupaten Wonogiri, bersedia mengisi materi ke sekolah-sekolah terkait tentang pemahaman Pancasila, Undang-Undang Dasar, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhineka Tunggal Ika.

“Sehingga dengan harapan anak didik yang sekarang mengikuti masa pengenalan sekolah mengerti betul pentinganya hidup berbhineka, berpancasila, dan apa pentingnya kita memahami UUD 1945,” lanjut Dandim.

Dandim menambahkan, anak didik perlu diberi pemahaman yang betul agar tindakan mereka yang menyimpang terkait penggunaan media sosial yang keliru, akan berakibat fatal terhadap perkembangan kejiwaan mereka.

 

Penulis : Wisnu Tripranoto
Editor : Wahyu Setiawan