PENUKARAN UANG: Tersedia beberapa bus dari 10 bank umum untuk melayani penukaran uang kepada masyarakat mulai Senin (19/6/2017). (manteb.com/tegar-way)

SOLO,MANTEB.Com – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Surakarta bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta mengadakan penukaran uang bersama untuk masyarakat di Benteng Vastenburg, Solo. Kegiatan ini digelar selama empat hari mulai dari Senin (19/6/2017) sampai Kamis (22/6/2017).

Kepala KPwBI Surakarta, Bandoe Widiarto mengatakan, terdapat 10 bank umum termasuk Bank Indonesia (BI) yang berpartisipasi di layanan penukaran bersama ini. Dia menambahkan, telah bekerja sama dengan 86 kantor bank di Solo Raya.

“Ada 86 yang akan melayani penukaran uang pecahan kecil, yang tersebar di wilayah Solo Raya,” kata Bandoe, saat ditemui MANTEB.COM, Senin (19/6/2017) siang.

Selama Lebaran, BI menyediakan modal Rp4 triliun untuk penukaran uang. Menurutnya, sejauh ini sudah 61 persen terpenuhi. Diprediksi, orang yang menukarkan uang akan semakin banyak pada pekan terakhir.

Untuk penukaran uang, setiap orang dibatasi maksimal menukarkan senilai Rp4,4 juta. Pihaknya menyediakan pecahan uang kecil mulai dari Rp20 ribu hingga Rp2 ribu.

“Setiap orang ada batas penukarannya yaitu maksimal Rp4,4 juta. Dengan pecahan dua ribuan sampai 20 ribuan,” ungkap Bandoe.

Dalam penukaran uang ini, masyarakat diminta untuk menyerahkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) untuk dilakukan screening. Hal ini dilakukan untuk membantu pendataan identitas penukar agar pelaksanaan lebih tertib.

Bandoe menambahkan, masyarakat diimbau untuk tetap berhati-hati terhadap peredaran uang palsu. Pihaknya mengajak masyarakat untuk lebih teliti dalam mengenali uang, dan menjaganya dengan baik.

“Uang merupakan simbol negara jadi harus tetap dijaga. Maka dari itu kita jaga uang dengan dengan 3K (kudapat, kusimpan dan kusayang), tutur Bandoe.

 

Penulis : Tegar Aldrian
Editor : Wahyu Setiawan