(Skip Challenge/Instagram)

SOLO, MANTEB.com – Sebuah tantangan atau challenge baru saat ini sedang viral di media sosial, terutama di Indonesia. Adalah Skip Challenge, yang dimainkan dengan cara menekan dada sekeras-kerasnya selama beberapa detik. Terlihat aneh, namun dalam beberapa hari belakangan tantangan ini begitu menyebar di media sosial, dan banyak ditiru oleh orang-orang.

Skip Challenge dianggap berhasil jika orang yang ditekan dadanya menjadi kejang-kejang, dan bahkan pingsan. Sebenarnya reaksi pingsan tersebut terjadi karena orang tersebut kekurangan oksigen. Terhambatnya oksigen ke otak seperti ini disebut sebagai hypoxic-anoxic brain injury (HAI). Meskipun orang yang ditekan bisa saja sadar kembali, namun tantangan ini sangat berisiko bagi keselamatan jiwa.

Menurut Dr.Nick Flynn, dokter dari Union Quay, Medical Centre, Cork, seperti dikutip situs irishexaminer.com. bahwa tantangan ini sangatlah berbahaya. “Saat melakukan passout challenge (atau skip challenge) mereka meniru kondisi kekurangan napas. Mereka menghentikan otot dada bergerak, sehingga tidak ada oksigen ke otak. Otak kemudian kekurangan oksigen dan seseorang akan kehilangan kesadaran,” ujarnya. Tantangan ini bisa menyebabkan hipoksia pada otak atau kadar oksigen sangat rendah, hingga yang paling berbahaya dapat memicu kejang bahkan kematian.

Permainan ini sebenarnya bukanlah tren baru. Dari beberapa sumber menyebutkan bahwa permainan ini sudah ada sejak tahun 1995. Di Amerika, permainan yang dulunya disebut #passoutchallenge sudah merenggut nyawa beberapa anak sejak tahun 2015.

Mengingat begitu bahayanya permainan ini, diharapkan untuk semua orang tidak menirunya.

 

*Diolah dari beberapa sumber