AJAK MAKAN: Aston Solo Hotel mengajak wanita-wanita petugas kebersihan di Solo untuk makan bersama. (manteb.com/dok-way)

SOLO, MANTEB.com – Tak lekang oleh waktu, nafas perjuangan Raden Ajeng Kartini dalam membela hak-hak wanita masih ada hingga sekarang. Sosok yang menjadi salah satu panutan bagi kaum hawa, khususnya di Indonesia, tumbuh bukan lagi hanya sekedar nama. Kartini, kini menjadi sebutan bagi wanita-wanita tangguh yang gigih berjuang dan bekerja.

Peringatan Hari Kartini memberikan arti untuk membela hak-hak wanita di tengah masyarakat. Wanita memiliki hak yang sama dalam mengenyam pendidikan, bahkan mencari nafkah. Perjuangannya, menjadikan wanita memiliki porsi sendiri di setiap lini masyarakat.

Sebagai bentuk meneladani perjuangan RA Kartini, Aston Solo Hotel memberikan apresiasi kepada wanita-wanita pejuang yang ada di Kota Solo. Mereka adalah wanita pejuang kebersihan, yang dengan gigih dan niat tulus mengabdi untuk kebersihan Kota Bengawan ini.

Aston Solo Hotel memberikan penghargaan kepada wanita pejuang kebersihan. Para wanita tangguh ini diundang hadir untuk bertemu dan beramah tamah secara langsung dengan jajaran manajemen hotel, mulai dari karyawan hingga manajer di Cashmere Restaurant Aston Solo Hotel, Jumat (21/4/2017).

Acara sosial yang diselenggarakan sederhana ini diapresiasikan kepada wanita pejuang yang bekerja dengan ikhlas untuk terus menjaga kebersihan kota. Selama puluhan tahun, mereka tanpa mengenal lelah bekerja semenjak matahari belum terbit. Membersihkan sisi demi sisi kota, setiap hari di setiap pagi.

Salah satunya Minten, wanita yang sudah 26 tahun bekerja sebagai penyapu di Kota Solo. Dia bahkan pernah mendapat penghargaan sebagai Penyapu Wanita Teladan di Kota Solo.

Minten selalu bangun pagi, menjemput rezeki dengan membersihkan beberapa jalan di kota ini. Dia menjadi sosok teladan wanita masa kini, yang tanpa kenal lelah terus berjuang mencari nafkah. Dia berterima kasih kepada Aston Solo Hotel yang telah mengundangnya.

Acara tersebut dimulai dengan sambutan dari Sales & Marketing Manager Aston Solo Hotel, Diana Widya. Kemudian dilanjutkan dengan doa dan makan bersama. Di akhir acara, Aston Solo Hotel juga memberikan bingkisan kepada para wanita pejuang sebagai bentuk apresiasi dan kenang-kenangan.

“Kami berharap dapat saling berbagi kepada sesama, tidak hanya pada momen Kartini saja, tapi harapan kami semoga kami dapat terus memberikan apresiasi kepada orang-orang yang ada di sekitar kami. Merupakan bentuk rasa hormat sekaligus kepedulian Aston Solo Hotel kepada Kartini Indonesia dan juga generasi penerus bangsa,” kata Diana.

Untuk memperkenalkan kekayaan kuliner khas Indonesia, selain memberikan apresiasi kepada mereka, Aston Solo Hotel juga  meluncurkan menu makanan terbaru yaitu Ayam Besengek Elok, dan Harum Mata Belok, atau lebih dikenal Moto Belong.

 

Penulis : Wahyu Setiawan