SOLO, MANTEB.Com – Teknologi kini berkembang sangatlah pesat, dilihat dari teknologi komunikasi generasi ke-2 (2G) /GSM menuju ke generasi ke-3 (3G), kemudian menuju ke generasi ke-4 (4G LTE), lalu menuju ke generasi ke-5 (5G) yang kian hari, makin cepat berkembang.

Bahkan pada saat Indonesia sedang sibuk  meratakan akses 4G di setiap daerah, di luar sana yaitu di Amerika sudah mulai mengembangkan konsep teknologi 5G. Tepatnya pada tahun 2008 sejak NASA mengajak kerja sama Machine-to-Machine Intelligence (M2Mi) Corp untuk membangun teknologi komunikasi generasi ke-5 ini. Saat ini dengan diprakarsai beberapa raksasa teknologi seperti Ericsson, Huawei, AT&T dan beberapa operator komunikasi seperti DoComo dari Jepang , riset teknologi 5G telah dimulai.

Teknologi yang dikabarkan memiliki kecepatan hingga 100 lebih cepat dari 4G ini akan dirilis untuk komersil tahun 2020 mendatang. Walaupun masih tahap pengembangan, perusahaan AT&T sudah mengujicoba layanan ini di 2 daerah di Amerika Serikat, yaitu di Austin dan di Indianapolis. Ujicoba yang dilakukan AT&T ini telah mencapai kecepatan 400 Mega bit per second (Mbps) dan akan diaplikasikan di Amerika Serikat tahun 2018.

Di Korea Selatan, jaringan 5G ini bahkan sudah diaplikasikan tahun ini, namun baru akan dikomersilkan pada tahun 2020. Adapun Ericsson melakukan peragaan teknologi 5G ini dengan sistem Radio Interface dan Multiple-Input Multiple-Output (MIMO) dapat memperoleh kecepatan hingga 5 Giga bit per second (Gbps), walaupun sebenarnya secara teori teknologi 5G ini dapat mencapai kecepatan hingga 800 Gbps atau setara dengan mengunduh puluhan film high definition(hd) hanya dalam hitungan detik.

Di Indonesia sendiri kesiapan untuk teknologi 5G ini telah mencapai tahap uji coba.

Uji Layanan 5G

Dijelaskan oleh Direktur Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika (Dirjen SDPPI) Kominfo, Ismail, pihaknya siap membuka kesempatan sebesar-besarnya kepada berbagai pihak yang akan menguji layanan 5G.

“Kami baru sampai ke tahap uji coba. Kami akan memberikan kesempatan kepada para vendor untuk melakukan uji coba 5G,” paparnya kepada wartawan, baru-baru ini.

Kerjasama Telkomsel-Huawei juga telah menguji teknologi ini. Lebih lanjut, Ismail mengatakan bahwa ajang ‘Asian Games 2018’ yang dihelat di Jakarta akan menjadi sarana uji coba untuk penerapan 5G di Indonesia.

“Di Asian Games 2018, Kominfo akan mencoba banyak teknologi baru. Salah satu yang kita harapkan dapat diuji adalah 5G,” jelasnya.

Namun bagaimanapun juga, yang terpenting saat ini adalah pemerataan akses internet disetiap daerah di Indonesia. Seberapa cepat akses internet yang ditawarkan oleh operator, akan lebih membangun bagi bangsa ini jika akses internet merata.

Penulis: MR Kurniawan

Editor: Lukas Budi