MANTEB.com - Aparat Kepolisian Sektor Ngaglik Sleman berencana memeriksakan kondisi kejiwaan tersangka penusukan dosen filsafat UGM ke Psikiater. Langkah ini diambil mengingat perilaku dan kejiwaan tersangka dianggap labil sehingga menghambat proses penyidikan.
Khaerudin, tersangka pelaku penusukan Farid Mustofa, seorang Dosen Filsafat Universitas Gadjah Mada Yogyakarta akan dibawa polisi ke psikiater untuk menjalani pemeriksaan kejiwaan. Langkah tersebut terpaksa diambil polisi mengingat kondisi kejiwaan pelaku dianggap labil. Pelaku sering berbicara tidak nyambung saat dimintai keterangan polisi. Jika kondisi ini dibiarkan dikhawatirkan dapat mengganggu proses penyidikan petugas. Sementara itu korban penusukan, Fari Mustofa mengaku tidak akan dendam kepada tersangka. Saat bertemu di Mapolsek Ngaglik Selasa siang (10/7) Farid juga sempat merangkul dan menanyakan kondisi tersangka selama ditahan polisi. Sebelumnya, Farid Mustofa ditusuk mantan mahasiswanya usai shalat maghrib di masjid samping rumahnya di kawasan Rejodani Ngaglik Sleman. Akibat peristiwa ini, sang dosen mengalami luka di bagian leher kanan dan harus mendapat empat jahitan di rumah sakit. Tersangka sendiri akan dijerat Pasal 351 KUHP dengan ancaman hukuman lebih dari dua tahun. (Andri Prasetiyo - Sleman)
INFO STOK DARAH PMI SOLO 17 MEI 2013, A=72, B=489, O=543, AB=131, INFO LEBIH LANJUT DAPAT MENGHUBUNGI PMI SOLO TELP. (0271) 646505
