MANTEB.com - Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kabupaten Sukoharjo mencatat sebanyak 32 kasus DB di minggu ke 25 di tahun ini. Jumlah tersebut mengalami penurunan pada periode yang sama di tahun lalu yang mencapai 79 kasus. Sementara itu dari data DKK, total keseluruhan kasus DB di Sukoharjo tahun 2011 mencapai 107 kasus.
Kepala DKK Kabupaten Sukoharjo, Guntur Subiyantoro menyatakan, siklus demam berdarah merupakan siklus tahunan. Pada bulan April hingga November merupakan bulan berkembangnya nyamuk penyebar demam berdarah. Meski demikian epidemi DB di Sukoharjo belum mencapai kejadian luar biasa (KLB). Guntur melanjutkan, kasus terakhir yang terjadi pada Juni 2012 ini tersebar merata di sembilan kecamatan. Data yang masuk di masing-masing Puskesmas diketahui penderita DB di Kecamatan Tawangsari 3 orang, Sukoharjo Kota 3, Nguter 5, Bendosari 1, Polokarto 2, Mojolaban 4, Grogol 7, Baki 1 dan Kartasura 6. Sedangkan untuk kecamatan Weru, Bulu dan Gatak tidak ada warga yang menderita DB. Penekanan jumlah penderita DB juga dilakukan DKK dengan membentuk pemuda siaga sehat (Dahsyat). Pemuda tersebut dilatih dan dibekali dengan pengetahuan tentang ilmu kesehatan. Saat ini pihaknya telah melakukan kaderisasi di 2 kecamatan. Kedepan pihaknya akan mentargetkan 1000 pemuda yang tersebar di 12 kecamatan, (Arif Nuryanto - Sukoharjo)
INFO STOK DARAH PMI SOLO 18 MEI 2013, A=77, B=486, O=546, AB=152, INFO LEBIH LANJUT DAPAT MENGHUBUNGI PMI SOLO TELP. (0271) 646505
