BAGI ANDA YANG MEMILIKI KOMUNITAS DAN INGIN BERGABUNG MENJADI AUDIENCE DI PROGRAM-PROGRAM TATV SILAHKAN MENGHUBUNGI : 0856 4747 3100 GRATIS...!!!    RS PANTI WALUYO SURAKARTA DAN YAYASAN SMILE TRAIN MENGADAKAN PROGRAM OPERASI BIBIR SUMBING GRATIS SEPANJANG TAHUN. INFORMASI DAN PENDAFTARAN HUBUNGI BAGIAN HUMAS DAN PEMASARAN RS PANTI WALUYO SURAKARTA JL.A.YANI NO.1 – 2 SURAKARTA 57143 NO.TELEPON 0271 - 712 077 EXT 0 (HUMAS) ATAU 1630 (PEMASARAN)    
Korban Kericuhan Suporter Sepak Bola Dirawat di RS

MANTEB.com - Korban kericuhan suporter sepakbola di Kota Surakarta, hingga Kamis (05/09) siang masih dirawat di Rumah Sakit Brayat Minulyo Surakarta. Dari 7 korban amuk massa, 2 orang menjalani rawat jalan, sementara 5 orang lain harus menjalani perawatan intensif akibat luka parah yang dialami. 1 orang masih dalam keadaan kritis dan dirawat di ICU rumah sakit setempat.

Hingga Kamis (05/09) siang, Yuneri Dwi Nugroho masih terbujur lemas di ruang 26 Bangsal Yosep, Rumah Sakit Brayat Minulyo Kota Surakarta. Yuneri mengalami luka parah di bagian kepala, tangan, kaki dan salah satu tulang punggungnya patah. Sementara Abraham adalah korban salah sasaran yang menjadi sasaran amuk massa saat terjadi kericuhan suporter tuan rumah Persis Solo di Stadion Manahan Rabu (04/09). Selain keduanya, masih ada 3 korban kericuhan suporter yang hingga kini masih dirawat di rumah sakit yang sama. Bahkan, akibat kebrutalan suporter, 1 orang korban hingga saat ini masih dalam keadaan kritis dan harus menjalani perawatan intensif di ruang ICU.

Para korban hingga saat ini belum diijinkan pulang dan masih harus menjalani perawatan tim medis setempat. Para korban ini adalah suporter tuan rumah Persis Solo yang menjadi korban salah sasaran akibat tidak membawa KTP dan terkena razia KTP yang digelar suporter tuan rumah. Hal serupa dialami Haryanto Wibisono, warga Mojosongo Solo yang menjadi sasaran amuk massa suporter.

Saat kejadian, dirinya sudah berteriak mengaku sebagai warga Solo, Namun tetap saja menjadi bulan-bulanan suporter yang gelap mata dan menyangkanya warga Sleman Yogyakarta. Haryanto mengalami luka lebam di bagian wajah dan terus menerus mengeluhkan rasa pusing yang tak kunjung hilang. Pihak keluarga menyesalkan adanya arogansi suporter yang melakukan aksi sweeping KTP tersebut dan melakukan penganiayaan terhadap sesama suporter tuan rumah hanya karena tidak membawa KTP. (Johanes Sandy – Surakarta)

KOMENTAR





Ketentuan berkomentar

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang
ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat
ataupun kebijakan Manteb.com dan sepenuhnya menjadi
tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis,
kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Manteb.com  
akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan
untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.

Manteb.com  berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses
bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.

On Air
- WIB
hari ini
Minggu, 21 Desember 2014
TA PAGI 06:00 - 07:00
COOKING CLASS 07:07 - 07:30
PELUANG USAHA 07:30 - 08:00
LEJEL HOME SHOPPING 08:00 - 08:30
LEJEL HOME SHOPPING 08:30 - 09:00
SMILE HOMESHOPPING 09:00 - 09:30
GOGO MALL NEW 09:30 - 10:00
LEJEL HOME SHOPPING 10:00 - 11:00
SOLO NGANGENI 11:00 - 11:30
LEJEL HOME SHOPPING 11:30 - 12:00
LEK MANTEB 12:00 - 12:30
GOGO MALL NEW 12:30 - 14:00
GOGO MALL 13:00 - 14:00
MELODY 14:00 - 14:30
SAHABAT ALAM 14:30 - 15:00
LEJEL HOMESHOPPING 15:00 - 15:30
GOGO MALL NEW 15:30 - 16:00
BYADALAA 16:00 - 16:30
STAGE OF YOUTH (KOREA FILM) 16:30 - 17:00
LEJEL HOMESHOPPING 17:00 - 17:30
SPESIAL EVENT 17:30 - 18:00
TA JATENG & DIY 18:00 - 18:30
KIDUNG SURGAWI 18:30 - 19:00
TA SURAKARTA 19:00 - 19:30
SOLUSI UNTUK SEHAT 19:30 - 20:30
DENYUT KOTA 20:30 - 21:00
SENTUHAN ILAHI 21:00 - 22:00
KLINIK GARANG ARANG 22:00 - 23:00
SOLUSI UNTUK SEHAT 23:00 - 23:30
SOLUSI UNTUK SEHAT 23:30 - 00:00
Jadwal sewaktu - waktu dapat berubah
Mas Manteb
Agenda